Top-up Agreement

English Version

Dear users, in order to protect your legal rights and interests, please read carefully this “Top-up Agreement” (“This Agreement”) to understand the top-up and balance rules.

1. Definition Top-Up

The amount you actually pay to your registered user account through your App.

ReCharge Balance: The amount displayed in your user account

2. Top-Up

Top Up to your ReCharge account balance are available through both Online/Cashless and Offline/Cash.

Online/Cashless Top Up can be done through transfer from your BNI, BCA, Bank Mandiri, Permata Bank, ATM Bersama bank account, LinkAja, GoPay, OVO and Credit Card.

Online/Cashless Top Up is available with minimum Top Up amount of Rp 20.000.

Offline/Cash Top Up is ONLY available through our Field Officer or our partners’ officer by scanning QR code on the voucher that you will receive after purchasing Top Up credit.

Offline/Cash Top Up vouchers are available in 2 (two) denominations: Rp 10.000 and Rp 50.000.

3. ReCharge Balance 

You need to have minimum ReCharge Balance Rp 20.000 to rent ReCharge Power Bank (both paid and promo).

– There isn’t any change for rent cost.

– This minimum ReCharge Balance can still be used as usual to rent ReCharge Power Bank.

Example:

  • If you make a paid rent, the fee is deducted from the balance
  • Then, if you return the power bank with a paid rent for more than 1 X 24 hours, the fee can be deducted from the balance

  • For the rents using promo, the balance will be deducted if you return it after 24 hours. So, you can still enjoy the free rent as long as you return it before 24 hours.

– If your ReCharge Balance is less than Rp 20.000, then you need to top up until the balance reach minimum Rp 20.000 to rent ReCharge Power Bank.

– You can top up your ReCharge Balance offline (through our Field Officer) or online (through multiple payment options in ReCharge application)

– ReCharge Balance can’t be refunded.

– If you rent ReCharge Power Bank in Jabodetabek (malls, schools, events, cafes, KRL stations), ReCharge will deduct Rp 3.000/3 hours with a maximum Rp 10.000 every 24 hours. You will need to return the rented ReCharge Power Bank before you are able to rent a NEW Power Bank.

– However, if you rent ReCharge Power Bank at Recreation Area and ReCharge has not received the rented Power Bank within 24 hours, then the deduction will be Rp 10.000/3 hours with a maximum of Rp 20.000 every 24 hours.

– The same rules applied when you rent ReCharge Power Bank at Soekarno-Hatta Airport. If ReCharge has not received the rented Power Bank within 24 hours, then the deduction will be Rp 10.000/3 hours and a maximum of Rp 20.000 every 24 hours.

– Then if you rent ReCharge Power Bank at Hospital and ReCharge has not received the rented Power Bank within 24 hours, then the deduction will be Rp 5.000/3 hours with a maximum Rp 10.000 every 24 hours.

– Moreover, if you rent ReCharge Power Bank at Bandung and ReCharge has not received the rented Power Bank within 24 hours, then the deduction will be Rp 5.000/6 hours with a maximum Rp 10.000 every 24 hours.

Furthermore, if you rent ReCharge Power Bank at Yogyakarta and ReCharge has not received the rented Power Bank within 24 hours, then the deduction will be Rp 3.000/6 hours with a maximum Rp 10.000 every 24 hours.

All of the schemes above are also applied for every promo transaction, including:
 
– Transaction using promo codes and free lifelines.
 
– Transaction using ReCharge promos, such as GESIT, SATUSITU and so forth
 
– Other transactions that don’t deduct your ReCharge Balance for the first 24 hours
 

If you still have ReCharge Balance in your account, you can use it to rent ReCharge Power Bank so you can prevent low battery!

Versi Bahasa

Pengguna ReCharge, untuk melindungi hak dan kepentingan hukum kamu, bacalah dengan seksama “Persetujuan Top Up” untuk memahami peraturan top up dan saldo.

1. Definisi Top Up

Jumlah yang benar-benar kamu bayarkan ke akunmu melalui aplikasi ReCharge.

Saldo ReCharge: Jumlah saldo yang ditampilkan di akun ReCharge-mu

2. Top Up

Top Up saldo Akun ReCharge kamu telah tersedia melalui Online/non tunai dan Offline/tunai.

Top Up secara Online/non-tunai dapat dilakukan melalui transfer dari rekening BNI, BCA, Mandiri, Permata, ATM Bersama, LinkAja, GoPay, OVO atau Kartu Kredit kamu.

Top Up Online/non Tunai tersedia dengan minimum Top Up Rp 20.000.

Top Up secara Offline/tunai HANYA tersedia melalui Field Officer kami atau pegawai di partner kami dengan cara memindai kode QR yang akan didapatkan setelah membeli voucher Top Up.

Top Up Offline/tunai tersedia dalam 2 (dua) pilihan denominasi yaitu Rp 10.000 dan Rp 50.000.

3. Saldo ReCharge

Pastikan kamu memiliki Saldo ReCharge minimal Rp 20.000 untuk melakukan penyewaan power bank (berbayar mau pun promo sewa gratis) Informasi tambahan terkait minimal Saldo ReCharge:

– Tidak ada perubahan pada harga sewa.

– Minimal Saldo ReCharge ini tetap dapat  dipakai seperti biasa untuk menyewa Power Bank ReCharge.

Contohnya:

  • Kalau kamu melakukan penyewaan berbayar, biayanya dipotong dari saldo tersebut.
  • Lalu, apabila kamu mengembalikan penyewaan berbayar lebih dari 1×24 jam, pemotongannya pun bisa dari saldo tersebut.
  • Untuk penyewaan menggunakan promo, saldo tersebut baru akan terpotong apabila kamu mengembalikannya lewat dari 24 jam. Jadi, kamu tetap bisa menikmati sewa gratis selama pengembaliannya tidak melebihi 24 jam. 

– Jika Saldo ReCharge kurang dari Rp 20.000, maka kamu harus melakukan top up hingga saldonya mencapai minimal Rp 20.000 untuk bisa menyewa Power Bank ReCharge

– Top Up Saldo ReCharge dapat dilakukan seperti biasa, yakni melalui offline (melalui Field Officer kami) mau pun online (melalui beragam pilihan pembayaran di dalam aplikasi ReCharge)

– Saldo ReCharge tidak bisa ditarik kembali (tidak bisa di-refund)

Jika kamu menyewa Power Bank ReCharge di Jabodetabek (mall, sekolah, event, cafe, stasiun KRL) ReCharge akan memotong Rp 3.000/3 jam hingga maksimal Rp 10.000 setiap 24 jam. Kamu harus mengembalikan Power Bank ReCharge yang sedang kamu sewa terlebih dahulu sebelum kamu bisa menyewa Power Bank baru.

Namun, jika kamu menyewa Power Bank ReCharge di Area Rekreasi dan ReCharge belum menerima Power Bank kembali dalam waktu 24 jam, maka potongannya adalah Rp 10.000/3 jam hingga maksimal Rp 20.000 setiap 24 jam.

Peraturan yang sama juga berlaku saat kamu menyewa Power Bank ReCharge di Bandara Soekarno Hatta dan jika ReCharge belum menerima Power Bank kembali dalam waktu 24 jam, maka potongannya adalah Rp 10.000/3 jam hingga maksimal Rp 20.000 setiap 24 jam.

Jika kamu menyewa Power Bank ReCharge di Rumah Sakit dan ReCharge belum menerima power bank kembali dalam waktu 24 jam, maka potongannya adalah Rp 5.000/3 jam hingga maksimal Rp 10.000 setiap 24 jam.

Kemudian, jika kamu menyewa Power Bank ReCharge di Bandung dan ReCharge belum menerima power bank kembali dalam waktu 24 jam, maka potongannya adalah Rp 5.000 / 6 jam hingga maksimal Rp 10.000 setiap 24 jam.

Lalu, jika kamu menyewa Power Bank ReCharge di Yogyakarta dan ReCharge belum menerima power bank kembali dalam waktu 24 jam, maka potongannya adalah Rp 3.000/6 jam hingga maksimal Rp 10.000 setiap 24 jam.

Semua skema di atas juga berlaku untuk seluruh transaksi promo, termasuk:

– Penyewaan menggunakan kode promo dan free lifelines.

– Penyewaan menggunakan promo-promo ReCharge seperti GESIT, SATUSITU dan lain-lain.

– Serta penyewaan lainnya yang tidak memotong Saldo ReCharge kamu untuk 24 jam pertama pemakaiannya.

Jika kamu masih memiliki sisa Saldo ReCharge, kamu dapat menggunakannya untuk menyewa Power Bank ReCharge agar kamu bisa #CegahLowbatt!